7 Permasalahan yang sering terjadi pada saat pemasangan jaringan utilitas bawah tanah

Sistem Jaringan utilasi adalah seluruh fasilitas yang berkaitan dengan kepentingan khalayak umum yang mencakup air, telekomunikasi dan informasi, listrik minyak bumi, gas dan bahan bakar. Sistem jaringan air bersih, jaringan telepon, tempat penampungan, sistem drainase, sistem irigasi, parit dan saluran pembuangan air limbah termasuk contoh jaringan utilitas bawah tanah. Terdapat beberapa permasalahan yang dapat terjadi selama proses pemasangan jaringan pada inspeksi utilitas bawah tanah diantaranya sebagai berikut. 

  1. Adanya tumpang tindih antar sistem jaringan utilitas seperti drainase, pipa PDAM dan kabel telkom  pada trase pemasangan utilitas yang ditanam, sehingga terkadang harus digeser atau direlokasikan untuk menghindari terjadinya saling tumpang tindih karena kecilnya ukuran trotoar sehingga dapat menyebabkan berubahnya trase serta spesifikasi kedalaman berubah.
  2. Masalah keamanan yakni sering terjadi pengrusakan dan pencurian selama proses pemasangan jaringan pipa dan kabel. 
  3. Walaupun sudah mendapatkan surat ijin penggalian jaringan sistem (IPJS), namun terkadang hal tersebut masih saja dilarang oleh Dinas pekerjaan umum (DPU), dengan alasan harus dilakukannya sinkronisasi pekerjaan terlebih dahulu, misalnya pembuatan sistem jaringan telkom yang harus selesai dalam tujuh hari dengan pengerjaan kurang lebih 50 meter. Selain itu ada juga beberapa lokasi yang tidak diperbolehkan penggalian karena alasan sedang dalam masa pemeliharaan. 
  4. Adanya perbedaan waktu penanaman sistem jaringan utilitas bawah tanah dengan yang ditentukan oleh DPU (dinas pekerjaan umum) sehingga seringkali terjadi penggalian berulang.
  5. Sering terjadi kerusakan pada jaringan eksisting pada saat penggalian
  6. Pembangunan sistem jaringan utilitas bawah tanah belum berfungsi secara optimal akibat peran manajemen yang belum seutuhnya dipercayakan atau diberikan pada pihak terkait yang mengerjakan pemasangan sistem jaringan utilitas. 
  7. Tidak lengkapnya informasi dari jaringan eksisting dan rencana program penanaman jaringan utilitas menjadi permasalahan utama khususnya dalam koordinasi dan pengendalian di lapangan. 

Itulah tujuh permasalah serius yang sering ditemukan oleh instansi atau pihak terkait pada saat pemasangan jaringan utilitas pada inspeksi utilitas bawah tanah. Beberapa kendala pada rencana jaringan sistem utilitas ini dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor, bahkan masalah terbesar ada pada keterlibatan pemerintah.