Ilustrasi Simulasi Kredit

3 Cara Mudah Hitung Simulasi Kredit

Ada banyak manfaat penghitungan simulasi kredit yang bisa diperoleh sekaligus untuk pihak peminjam maupun orang yang meminjam dana tersebut. Simulasi ini juga penting gunanya untuk penetapan kesepakatan. Lantas bagaimana sih cara perhitungan simulasi yang benar agar tak salah penerapannya? 

3 Cara Mudah Hitung Simulasi Kredit

  1. Penentuan DP

Sebagai contoh sederhana saja mungkin Anda berminat untuk menyewa sebuah ruko dengan total biaya hingga kisaran 30 juta. Nah secara kebiasaan biasanya leasing pinjaman dana menetapkan minimum besaran DP di kisaran angka hingga 20 %. Maka DP yang biasanya harus dibayarkan sebesar 6 juta-an.

Cara penghitungannya juga terbilang mudah. Tinggal masukkan saja rumus untuk mencari uang DP yakni 20 % dari total biaya yang dibutuhkan. Artinya dicari jumlah 20 % dari 30 juta rupiah tersebut maka nantinya akan ketemu uang down payment sebesar Rp6.000.000,-. Sangat mudah bukan penghitungan satu ini?

  1. Penentuan Pokok Kredit

Rumus simulasi cicilan selanjutnya yang bisa kita terapkan ialah untuk mengetahui besaran dari nilai pokok kredit. Rumus yang digunakan untuk mencari nilai dana tersebut tentunya cukup sederhana. Anda tinggal mengurangi total jumlah pinjaman dengan jumlah biaya down payment yang telah dibayarkan di muka itu.

Misalnya saja total pinjaman ialah 30 juta rupiah maka dikurangi langsung saja dengan total DP sebanyak 6 juta rupiah. Hasilnya akan diketahui besaran nilai pokok kredit yang sesungguhnya. Dalam kasus satu ini telah ditemukan besaran nilai pokok kredit sebanyak kisaran Rp24.000.000,- secara hitungan pastinya. 

  1. Penentuan Tarif Bunga

Namanya sebagai orang yang meminjam pada sebuah Lembaga peminjaman dana resmi tentu tak bisa sepenuhnya terlepas dari hitungan bunga pinjaman. Penting melakukan simulasi cicilan untuk menghitung total tarif bunga yang dibebankan kepada peminjam. Dengan hitungan yang bisa memudahkan proses.

Sebagai contohnya jika seseorang meminjam uang 30 juta rupiah untuk dibayar dalam tenor selama 3 tahun maka jumlah tarif bunga yang diperoleh sekitar besaran 8 %. Tinggal hitung saja jumlah pokok kredit dikalikan persentase tarif bunga yakni senilai 24 juta rupiah dikalikan 8 % ditemukan jumlah 1, 9 juta rupiah.

Penghitungan yang selanjutnya dari nilai hasil sebesar kisaran 1, 9 juta rupiah tersebut dikalikan selama masa 3 tahun maka akan ditemukan total nilai sebanyak kisaran 5, 8 juta rupiah. Maka sudah jelas peminjam akan membayarkan total tarif bunga selama 3 tahun dengan kisaran nilai hingga 5, 8 juta rupiah.

Beberapa contoh opsi simulasi kredit yang cukup mendetail di atas semoga bisa menambah referensi pembaca sekalian. Jadi jika suatu saat ada kebutuhan mengajukan kredit bisa melewati prosesnya secara jauh lebih bijak. Sehingga proses kredit pun bisa berjalan optimal tanpa harus menyisakan penyesalan ya.

Ilustrasi bridging loan

Bridging Loan? Apakah Itu?

Menjadi salah satu jenis pinjaman, nama bridging loan memang masih belum sepopuler jenis pinjaman lainnya. Jenis pinjaman ini memiliki jangka waktu yang pendek dan sering disebut sebagai salah satu yang menguntungkan. Sebelum memutuskan untuk menggunakan jenis pinjaman ini, simak ulasannya berikut ini.

Pengertian bridging loan

Bridging loan adalah pinjaman yang relatif singkat dan biasanya hanya sekitar beberapa minggu saja, tetapi dalam beberapa kasus waktunya bisa mencapai satu tahun. Bersifat sementara pinjaman ini bisa digunakan oleh perorangan maupun pengelola bisnis. 

Pihak peminjam biasanya diminta untuk memberikan jaminan seperti properti atau lainnya oleh pihak pemberi pinjaman. Proses pencairan dananya pun  bisa dilakukan dengan segera setelah sudah memenuhi persyaratan.

Sistem kerja pinjaman

Bisa digunakan oleh perorangan maupun bisnis karena bersifat jangka pendek, kedua pihak yakni pemberi pinjaman dan peminjam bisa melakukan negosiasi terkait kebutuhan masing-masing. Lalu bagaimana pembayarannya? Pihak peminjam bisa melunasi pembayaran dengan membayar tagihan tiap bulannya. Selain itu, terdapat sistem lainnya yakni dengan membayarnya di akhir periode waktu peminjaman.

Untuk suku bunganya sendiri biasanya 1% meskipun jangka waktu peminjamannya pendek. Namun di beberapa kasus suku bunga bisa mencapai 2% atau lebih dikarenakan perpanjangan pinjaman hingga kurun waktu satu tahun.

Keuntungan dan kekurangan pinjaman

Menawarkan sejumlah keuntungan yang menggiurkan, sebaliknya bridging loan juga memiliki suku bunga yang tergolong tinggi. Selain adanya keuntungang yang ditawarkan, pinjaman jenis ini juga memiliki kekurangan, berikut adalah beberapa daftarnya:

  1. Kekurangan
  • Pada kasus transaksi properti, peminjaman jenis ini kurang dianjurkan dikarenakan lebih mahal dari hipotek tradisional.
  • Harus memiliki dua rumah sebagai persyaratan utama yang dipenuhi.
  • Membengkaknya pinjaman karena adanya bunga serta penanganan dua hipotek sekaligus.
  1. Keuntungan
  • Dapat digunakan untuk membeli rumah baru yang penempatannya tanpa ada batasan di pasaran.
  • Dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan akan mendapatkan pembayaran gratis.
  • Setelah menghapus kontingensi untuk penjualan tertentu tidak perlu khawatir saat akan membeli rumah baru lagi karena masih dapat digunakan.

Jika Anda benar-benar ingin menggunakan pinjaman bridging loan, ulasan di atas mungkin bisa membantu.