Bagaimana Cara Menggunakan Alat Tes Ovulasi

Pada umumnya, cara menggunakan alat tes ovulasi, yang ada di pasaran saat ini kurang lebih sama dengan alat test pack. Hanya saja saat ini ada beberapa produk tes ovulasi terbaru, yang membuat penggunaannya sedikit berbeda.  

  1. Alat tes ovulasi strip

Untuk penggunaan alat tes ovulasi yang satu ini terbilang sangat mudah. Mirip seperti alat test pack umumnya, yaitu menggunakan cairan urine atau air seni. Anda hanya perlu mencelupkan alat tersebut ke dalam cairan seni tersebut. Sebaiknya gunakan air seni di pagi hari. Kemudian menunggu selama 32 hingga 45 detik. Setelah itu keluarkan di permukaan yang rata, hasil alat ini dapat dibaca sekitar 3 hingga 5 menit kedepan.

Jika muncul 2 buah garis artinya Anda positif, atau dalam 24 jam kedepan, Anda akan memasuki masa subur. Sebaliknya jika hanya muncul 1 garis, artinya Anda belum memasuki masa subur.  

  1. Alat tes ovulasi compact

Adapun alat tes ovulasi baru ini memang masih berbentuk stick. Selain itu cara menggunakannya juga kurang lebih sama, yaitu masih dicelupkan ke dalam air seni. Hanya saja yang berbeda adalah, waktu yang tepat untuk menggunakan alat tersebut, sebaiknya gunakan pada jam 10 pagi hingga jam 20 malam.

Hasil tes bukan berupa garis, melainkan berupa munculnya emoticon senyum yang sedang berkedip-kedip. Yang artinya LH dalam darah sudah mulai naik, dan Anda akan memasuki masa subur. Sebaliknya, jika tidak ada gambar apapun, maka artinya Anda belum memasuki masa subur.  

  1. Alat tes ovulasi scope

Berikutnya adalah alat tes berbentuk seperti microskop / scope. Cara menggunakan alat tes ovulasi yang satu ini, sedikit berbeda, bukan menggunakan air seni, menggunakan air liur, yang nantinya dimasukkan ke dalam permukaan kaca mikroskop itu sendiri.

Dari lensa yang ada, Anda dapat memperbesarnya sekitar 50 kali, untuk menemukan gambar unik yang ditampilkan. Dalam dus pembungkus, ada instruksi dan gambar seperti apa yang menandakan bahwa Anda sedang dalam masa subur.

Alat yang satu ini memang terbilang paling mahal, tapi dapat digunakan berulang-ulang.

Demikianlah beberapa ulasan tentang beberapa cara menggunakan alat tes ovulasi, yang ada di pasaran. Jadi untuk Anda yang saat ini membeli alat ovutest, sebaiknya baca terlebih dahulu petunjuk dari penggunaan alat tersebut, agar tidak salah ketika menggunakan dan hasilnya jauh lebih akurat.