Ilustrasi kehamilan

Harga Alat Ovutest

Alat Ovutest merupakan salah satu alat yang cukup akurat untuk mengetahui masa subur wanita. Dulu hanya ada satu jenis alat ovutest yakni yang menggunakan media urin dalam uji masa kesuburan atau uji masa ovulasi. Namun dalam perkembangannya kini telah bermunculan berbagai alat ovutest yang menggunakan berbagai metode dan media untuk pengujiannya, ada yang menggunakan media air liur atau pun suhu tubuh dan lain sebagainya, dan harga alat ovutest tersebut beragam. Meski belum diketahui pasti dengan tingkat keakuratan alat ovutest yang menggunakan media uji selain yang menggunakan urin tersebut.

Cara Kerja Alat Ovutest

Alat ovutest konvensional yang menggunakan media uji berupa urin ialah alat sekali pakai, jadi tak akan bisa digunakan secara berulang. Sesudah dipakai maka langsung di buang  tak bisa dipergunakan lagi. Namun kini ada lagi alat ovutest yang menggunakan media uji atau media test menggunakan air liur ataupun ada juga yang menggunakan ukuran suhu badan. Pada alat ovutest model baru itu maka alat ovutest nya bisa digunakan berulang kali. Berikut ini cara kerja masing-masing alat ovutest tersebut sesuai media uji yang digunakan.

Alat Ovutest dengan Media Uji Urin

Alat ovutest yang menggunakan media uji berupa urin akan bekerja dengan cara mengukur kadar tingkat hormon LH yang terdapat pada urin wanita setelah diteteskan pada bagian ujung bagian alat tes ovulasi strip test nya. Lakukan hal ini di saat sore hari. Jika kadar kandungan hormon LH tersebut tinggi maka alat ovutest tersebut akan berubah warna dan menandakan hasil yang positif sebaliknya juga jika kadar hormon LH nya rendah maka warnanya juga akan berbeda dan menandakan hasil yang negatif. Jika hasilnya terbaca positif atau bertuliskan yes maka pada saat itu adalah masa subur atau masa ovulasi. Tapi jika sebaliknya maka itu menandakan bukan saat masa subur atau bukan saat masa ovulasi. Tingkat akurasi alat ovutest ini cukup tinggi, yakni bisa mencapai hingga 90 %.

Alat Ovutest dengan Media Uji Air Liur

Alat ovutest model terbaru ini bentuknya mungil seperti lipstik, dan bekerja dengan mempergunakan media air liur di pagi hari. Usahakan agar tidak makan dan minum selain air putih selama sekitar satu atau dua jam sebelum menggunakan alat ovutest jenis ini guna meningkatkan akurasi hasilnya. Setelah air liur dioleskan lalu bandingkan dan amati hasil gambar di mikroskop dengan contoh pola gambar yang ada, guna mengetahui hasilnya.

Alat Ovutest dengan Media Uji Suhu Tubuh

Alat ovutest ini disebut Ovutest Femometer, dan bisa menghasilkan cukup banyak analisa selain untuk mengetahui masa subur atau masa ovulasi, serta dilengkapi dengan teknologi Bluetooth yang terhubung ke smartphone iOs maupun android. Alat femometer ovutest ini akan menganalisis perkembangan suhu basal tubuh guna mengetahui masa kesuburan atau masa ovulasi dan lain sebagainya.

Harga Alat Ovutest

Harga alat ini cukup beragam. Tergantung pada jenis model dan media uji yang digunakan.

Harga Alat Ovutest dengan Media Uji Urin

Harga alat ovutest konvensional ini cukup terjangkau, yakni dalam kisaran ribuan Rupiah hingga puluhan ribu Rupiah tergantung merk.

Alat Ovutest dengan Media Uji Air Liur

Harga alat ovutest yang menggunakan media uji berupa air liur ini harganya sekitar 200 ribu Rupiah hingga 350 ribu Rupiah, tergantung merk.

Alat Ovutest dengan Media Uji Suhu Tubuh

Harga alat femometer ovutest ini ialah yang paling tinggi, yakni mulai dari 500 ribu Rupiah ke atas, tergantung merk dan macam jenis hasil test atau hasil analisa yang bisa terbaca. Alat ini dapat dipakai berulang kali.

Harga alat ovutest tersebut cukup bervariasi tergantung jenis dan model yang meliputi jenis test dan jenis media uji nya juga merknya dan lain sebagainya. Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Ilsutrasi seorang wanita sedang menggunakan alat cek masa subur

Ketahui Fakta Masa Subur Wanita

Selain dengan menggunakan alat cek masa subur, mengetahui masa subur juga bisa dilakukan dengan cara hitung manual. Masa subur wanita diketahui dengan menghitung tanggal setelah terjadinya menstruasi. Untuk menghitung masa subur dengan perhitungan kalender, harus diketahui siklus menstruasi setidaknya dalam dua bulan terakhir. 

Cara Menghitung Masa Subur Wanita 

Umumnya wanita akan mengalami masa ovulasi pada 12-16 hari semenjak hari pertama menstruasi. Misalnya, jika seorang wanita mengalami menstruasi pada  mei, maka kemungkinan masa subur adalah antara tanggal 20-24 Mei. Lain halnya jika seorang wanita tidak mengalami siklus menstruasi yang normal, perhitungan masa subur bisa menjadi sedikit lebih rumit. Oleh sebab itu, menggunakan alat cek masa subur merupakan hal mudah untuk mengetahui masa subur seorang wanita. 

Mengenali Ciri Masa Subur Wanita 

Anda juga bisa mengenali masa subur dari ciri fisik yang dialami. Setiap wanita bisa mengalami ciri masa subur yang berbeda. Sebagian wanita bahkan mungkin tidak merasakan ciri tersebut. Masa subur setiap wanita berbeda. Ada yang mengalami tepat di tanggal tertentu dan ada pula yang mengalami perubahan tanggal masa subur setiap bulan.  Berikut ciri masa subur yang bisa anda perhatikan. 

  • Perubahan cairan serviks. Kekentalan atau tekstur dari lendir serviks pada wanita bisa berbeda-beda. Lendir serviks pada masa subur biasanya akan menjadi lebih lengket dan berwarna putih bening kental seperti putih telur. Pada saat masa ovulasi jumlah lendir serviks juga akan menjadi lebih banyak. Perubahan ini akan memudahkan sperma ke Rahim. 
  • Perubahan pada servik. Secara fisiologis, servik juga umumnya biasanya akan mengalami perubahan saat masa subur, yaitu menjadi lebih basah, lembut, hangat serta terbuka. Untuk memeriksa ciri ini anda perlu memasukkan telunjuk yang sudah bersih ke dalam vagina. 
  • Nyeri payudara. Nyeri payudara ini merupakan efek dari adanya perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh sebelum dan sesudah terjadinya masa ovulasi. 
  • Peningkatan libido. Beberapa wanita kerap mengalami peningkatan hasrat seksual atau libido saat masa subur. 

Perubahan suhu basal tubuh. Suhu basal merupakan suhu di saat tubuh beristirahat atau suhu terendah dalam satu hari. Suhu ini bisa diukur dengan termometer saat bangun tidur. Termometer suhu basal tubuh merupakan alat cek masa subur yang mudah digunakan dan bisa digunakan berulang kali.