Pengukuran dan Pembebasan Lahan Untuk Jalan Trans Papua Tanpa Hambatan, Tapi Pengerjaannya Penuh Hambatan

Pembangunan jalan trans Papua mulai secara agresif dikerjakan pada pemerintahan Jokowi, proyek ruas jalan yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Papua dan mempermudah akses hingga ke daerah pelosok ini seharusnya sudah bisa digunakan pada akhir tahun 2019, tapi sampai saat ini proses pembangunannya masih berjalan dan pengukuran lahan tidak menjadi masalah yang sulit.

Melansir ekonomi.bisnis.com Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan kalau pembangunan jalan trans Papua terhambat karena ada beberapa gangguan seperti karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM yang menghambat dan membatasi pergerakan logistik.

Gangguan lainnya  yaitu pembakaran basecamp konstruksi dan peralatan proyek oleh kelompok separatis yang harus membuat pembangunan terhenti dan dilakukan evakuasi kepada pekerja proyek, bahkan pada tahun 2018 sempat terjadi penembakan oleh kelompok separatis terhadap para puluhan pekerja.

Karena hal tersebut Menteri PUPR segera melakukan kerjasama dengan TNI-Polri untuk menjamin keamanan para pekerja agar proyek pembangunan jalan trans Papua dapat terus berjalan dan mencapai targetnya.

Presiden Jokowi juga bersikeras untuk bisa merampungkan jalan trans Papua agar bisa meratakan pembangunan, membuka akses ke lokasi terpencil dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Papua.

Pengerjaan proyek pembangunan jalan trans Papua memang dibilang sulit, medan yang terjal naik dan turun menjadi hambatan tersendiri, apalagi ruas jalan trans Papua adalah jalan terpanjang di Indonesia yaitu sepanjang 3.500 km. 

Mengutip dari cnbcindonesia.com Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pengukuran lahan dan pembebasan lahan tidak menjadi masalah yang sulit, tapi ada banyak hambatan dan gangguan lain yang membuat target pembangunan tidak tercapai.

Walaupun begitu pembangunan trans Papua tidak akan berhenti, karena menurutnya masyarakat Papua saat ini sangat mendukung pembangunan jalan trans Papua dan masyarakat sangat mengapresiasi pemerintah dalam proyek pembangunan ini.

Dimulai dari tahun 2015 dengan rencana akan rampung tahun 2019 akhir dan saat ini masih berjalan, banyak pihak terutama masyarakat Papua berharap jalan trans Papua bisa segera selesai, apalagi tahun 2021 ini Papua akan menjadi tuan rumah perhelatan ajang olahraga terbesar di Indonesia yaitu PON.