Apa Itu Tahapan Eksplorasi dalam Proses Penambangan Batu Bara ?

Tahap eksplorasi dalam pertambangan batu bara adalah tahapan yang kedua dalam proses penambangan, nah bagi Anda yang ingin tahu lebih dalam lagi mengenai tahapan eksplorasi batubara. Maka berikut adalah penjelasan singkat yang dapat Anda ketahui. 

Tahap eksplorasi dalam pertambangan batu bara dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan penyelidikan atau penelitian geologi yang dilakukan untuk dapat mengidentifikasi dan mengetahui lokasi, ukuran, bentuk kualitas dan juga kuantitas dari bahan galian yang akan ditambang tersebut. Sehingga nantinya bisa dilakukan sebuah analisa mengenai kemungkinan untuk menambang bahan galian tersebut. 

Jadi tujuan dari dilakukannya tahap eksplorasi batubara ini untuk mengetahui secara rinci kandungan dan sebaran dari bahan galian yang akan ditambang. Maka dari itu tahap eksplorasi ini dilakukan setelah tahap penyelidikan umum ( General Survey ). Nah selain itu pada tahap eksplorasi ini dibagi menjadi 4 kegiatan utama yang harus dilakukan, seperti berikut ini : 

  1. Survei tinjau

Kegiatan pertama yang dilakukan dalam tahap eksplorasi adalah survei tinjau, kegiatan awal ini dapat dikatakan sebagai proses pengumpulan data yang meliputi pemetaan, pengambilan citra satelit, pemotretan udara dan proses pengumpulan data lainnya. Tujuan dari kegiatan survei tinjau ini adalah untuk mengidentifikasi daerah yang akan ditinjau lebih lanjut. 

Jadi pada tahap kegiatan survei tinjau ini mencakup semua kegiatan pengumpulan data dan juga survei secara langsung, sebelum dilakukannya proses penambangan. Hal ini bertujuan agar nanti pada saat proses penambangan atau pengeboran tidak terjadi masalah. 

  1. Prospeksi umum

Tahap kegiatan prospeksi umum ini adalah kegiatan berikutnya setelah tahap survei tinjau. Nah pada tahap ini akan dilakukan beberapa proses pengambilan sampel yang dilakukan untuk menganalisis kandungan dari sumber daya alam tersebut. Selain itu pada tahap ini juga pemetaan daerah lebih dipersempit lagi dari tahap sebelumnya. 

Sehingga pada tahap ini juga akan dibutuhkan proses analisa sampel yang akan dilakukan di laboratorium. Sehingga tahap ini akan memakan proses yang cukup lama. 

  1. Eksplorasi awal

Setelah melalui tahap prospeksi umum, maka tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah eksplorasi awal. Nah pada tahap kegiatan eksplorasi awal ini penarikan sebuah garis batas sementara pada daerah yang telah teridentifikasi memiliki bahan tambang di dalamnya. 

  1. Eksplorasi rinci 

Kegiatan yang terakhir dari tahapan eksplorasi batubara adalah kegiatan eksplorasi rinci. Nah pada tahap ini akan dilakukan proses deliniasi lagi yang lebih rinci dengan cara mengambil potret dalam bentuk 3 dimensi dari lubang bor yang digunakan untuk pengambilan sampel di awal. Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara rinci jumlah sumber daya yang ada di dalam. Nah jika sumber daya yang ditemukan terlalu sedikit, maka proses penambangan tidak dapat dilakukan.